BREAKING NEWS

Jaring Masukan Berkualitas, D-3 Komunikasi Terapan Gelar FGD bersama POKDARWIS Desa Kemuning


BERITA SOLO Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema Optimalisasi Potensi Wisata Desa Kemuning Berbasis Komunikasi Digital sukses diselenggarakan, Kamis (21/5/2026) di Meeting Room Medjora Café Kemuning. 


Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Program Studi (Prodi) D-3 Komunikasi Terapan dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Kemuning dengan sumber pendanaan dari hibah internal non APBN LPPM UNS. 

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak diantaranya : Seluruh dosen Program Studi D-3 Komunikasi Terapan yang tergabung ke dalam Grup Riset Kajian dan Terapan Komunikasi; Plt. Kepala Desa Kemuning; Ketua Pokdarwis Desa Kemuning, serta; 23 orang perwakilan dari berbagai komunitas di bawah naungan Pokdarwis. 


Kegiatan ini dimulai pada pukul 10,00 WIB dan diawali dengan sambutan Plt. Kepala Desa Kemuning, Harun Waskito, S.Sos., M.Si. melalui sambutannya mendorong peserta FGD mengingatkan pentingnya kegiatan ini sebagai media pertimbangan penentuan strategi promosi offline dan online yang terintegrasi. 

“Kita jangan sampai hanya menang di media sosial saja, namun di dunia nyata kita juga harus unggul,” ujar Harun. Senada, Ketua Pokdarwis Desa Kemuning, Wiryawan, S.Hut., M.Ec.Dev., turut menyampaikan pentingnya kolaborasi antar pihak dalam memajukan Desa Wisata Kemuning melalui sambutan kedua. 


“Kegiatan ini sangat bermanfaat, bahkan jika memungkinkan, kami juga membutuhkan pelatihan dan pendampingan yang rutin untuk mengembangkan Kemuning sebagai desa wisata”. 

Sementara itu, dalam sambutan terakhir, Kepala Program Studi (Kaprodi) D-3 Komunikasi Terapan, Dr. Joko Suranto, S.Sos., M.Hum., turut memberikan tanggapan positif atas sambutan-sambutan sebelumnya. 

“Semoga dalam kegiatan ini didapatkan informasi-informasi penting yang kemudian dapat diolah dengan tepat untuk memberikan saran dan rekomendasi sehingga menjadi sumbangsih yang nyata bagi perkembangan Desa Wisata Kemuning,” ujar Joko. 

Kegiatan FGD ini terbagi menjadi dua sesi utama. Pada sesi pertama yang menjadi topik diskusi adalah potensi Sumber Daya Alam (SDA) & Sumber Daya Manusia (SDM) serta manajemen pengelolaan Desa Wisata yang dimoderatori oleh Sri Herwindya Baskara Wijaya, S.Sos., M.Si. 

Desa Wisata Kemuning memiliki potensi SDA yang menarik untuk dikembangkan, dimana kawasan Kemuning memiliki berbagai titik (spot) yang dapat dipromosikan sebagai destinasi wisata. 

Sementara, dari sisi SDM, Masyarakat sekitar Desa Wisata Kemuning yang berusia muda relatif banyak dan sebagian besar sudah terbiasa menggunakan media sosial. 

Dalam pengelolaan desa wisata, Kemuning perlu meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan prinsip kesadaran bersama dalam rangka menjaga keberlanjutan desa wisata. 

Sesi diskusi kedua dimoderatori oleh Dr. Deniawan Tommy Chandra Wijaya, S.Sos., M.I.Kom. dengan mengangkat topik branding, strategi promosi, dan pengelolaan media sosial. 

Desa Wisata Kemuning memiliki lagu “Kemuning Ngangeni” sebagai media branding. Sementara, kegiiatan promosi dilakukan oleh masing--masing komunitas melalui pemanfaatan media sosial. 

Ketua Kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Tari menyampaikan harapannya untuk mendapatkan kesempatan mempromosikan kelompoknya di lingkungan akademik guna menjangkau target pasar generasi muda. 

“Kami setiap tahun sering dapat kesempatan untuk presentasi di UNS, semoga tahun ini juga bisa dapat kesempatan itu lagi”, ujar Tari. 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh : Ahimsa Adi Wibowo, S.I.Kom., M.A.; Adimas Maditra Permana, S.I.Kom., M.I.Kom.; Henricus Hans Prabowo, S.I.Kom., M.I.Kom.; Ina Primasari, S.I.Kom., M.I.Kom.; Hanifah Islamiyah, S.Sos., M.I.Kom., dan; Husna Nur Amalina, S.I.Kom., M.A. sebagai Dosen Prodi D-3 Komunikasi Terapan yang juga peserta FGD. 

Kegiatan ini ditutup pada pukul 14.30 WIB. Sebelum penutupan acara, Joko menambahkan bahwa informasi yang diperoleh sebagai hasil dari pelaksanaan kegiatan FGD ini menjadi modal penting bagi Prodi D-3 Komunikasi Terapan untuk menyusun materi dalam kegiatan pengabdian yang direncanakan untuk Desa Wisata Kemuning di kemudian hari.(red)