-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITASOLO.COM | Berita Solo Terbaru, Berita Solo Terkini Hari Ini
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Follow us on

    Pengungsi Tanah Bergerak di Desa Tumanggal Belum Kembali ke Rumah, Begini Kata Kapolsek Pengadegan

    BeritaSolo.com
    Selasa, 08 Desember 2020, 12:38 WIB Last Updated 2020-12-08T05:40:31Z
    Pengungsi Tanah Bergerak di Desa Tumanggal Belum Kembali ke Rumah, Begini Kata Kapolsek Pengadegan

    BERITA SOLO ■  Polisi dari Polsek Pengadegan Polres Purbalingga terus memantau situasi di lokasi pengungsian korban tanah bergerak di Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten PurbaIingga. 

    Upaya tersebut guna memastikan kondisi pengungsian dan antisipasi gangguan keamanan.

    Kapolsek Pengadegan AKP Susilo mengatakan, bahwa sejak adanya bencana tanah bergerak warga mengungsi di sejumlah lokasi. Kita selalu memantau aktivitas di lokasi pengungsian untuk menjamin keamanan.

    “Selain itu kita juga selalu pantau perkembangan situasi di lokasi pengungsian mulai dari logistik untuk pengungsi maupun sarana dan prasarananya,” kata Kapolsek, pada Senin (7/12/2020)

    Kapolsek menambahkan untuk sementara pengungsi belum kembali ke rumah. Hal itu dikarenakan menunggu hasil rekomendasi tim ahli dari Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah dan Fakultas Geologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto.

    “Tim telah melakukan mitigasi di lokasi bencana alam tanah bergerak di Dusun Pagersari, Desa Tumanggal Kecamatan Pengadegan Purbalingga, namun hasilnya belum keluar,” jelasnya.

    Diinformasikan bahwa bencana alam tanah bergerak terjadi setelah hujan deras selama beberapa haridi Dusun Pagersari, Desa Tumanggal, Kecamatan Pengadegan Kabupaten PurbaIingga. Akibat kejadian sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, pada Kamis (3/12/2020) lalu.

    Warga yang khawatir rumahnya ambruk akibat tanah bergerak kemudian diungsikan ke lokasi yang lebih aman. Pengungsian dipusatkan di SD Negeri 2 Tumanggal dan dua rumah warga. 

    Selain itu, sejumlah warga mengungsi di rumah kerabatnya yang posisinya tidak terdampak tanah bergerak.

    ■ Imam Santoso/ Hms

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru