BREAKING NEWS

Sambut Ramadhan, Ratusan Santriwati Miftahul Huda Al-Ulya Sragen Gelar Pawai 6 Km Lintasi Persawahan


BERITA SOLO Suasana semarak menyelimuti Desa Donoyudan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen pada Selasa (17/2/2026). Ratusan santriwati dari Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Huda li Kuliyyatil Mu’allimat Al-Ulya turun ke jalan menggelar pawai akbar guna menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H.


​Tak tanggung-tanggung, rute pawai ini menempuh jarak sejauh 6 kilometer. Sebanyak 180 santriwati tingkat Al-Ulya (setingkat SMA) bersama 11 mahasantri dari Ma'had Aly Miftahul Huda tampak antusias menyusuri jalanan desa hingga blusukan ke area persawahan yang asri.

​Selain membawa pesan suka cita menyambut bulan puasa, rute panjang ini sengaja dipilih untuk melatih ketahanan fisik para santriwati sekaligus sarana tadabbur alam (merenungi ciptaan Tuhan) di alam terbuka.


​Sinergi Pesantren dan Tokoh Masyarakat

Keseruan dan semangat pawai ini nyatanya tak hanya dirasakan oleh para santriwati. Barisan pawai sejauh 6 kilometer ini terasa semakin istimewa dengan turun gunungnya Mudir Miftahul Huda beserta jajaran pengurus yayasan yang ikut membaur menyusuri jalanan desa.

​Tak ketinggalan, perwakilan dari Kepala Desa (Lurah) Donoyudan beserta beberapa tokoh masyarakat setempat juga turut hadir meramaikan acara. Kehadiran para tokoh agama dan figur masyarakat dalam satu barisan ini menjadi potret nyata kuatnya sinergi serta keakraban antara instansi pendidikan pesantren dengan warga lingkungan sekitar. Pawai ini pun sukses menjadi ajang silaturahmi lintas generasi yang hangat.


​Pendidikan Agama dan Sains yang Seimbang

Lebih dari sekadar syiar Ramadhan, pawai ini juga menjadi momen branding dan unjuk diri agar Ponpes Miftahul Huda Al-Ulya semakin dikenal luas oleh masyarakat Sragen dan sekitarnya.

​Berbeda dengan stigma pesantren tradisional pada umumnya, Ponpes Miftahul Huda Al-Ulya menawarkan keunggulan sistem pendidikan terpadu. Selain ditempa ilmu agama dan kepesantrenan yang kuat, para santriwati lulusan pondok ini juga dibekali dengan kurikulum formal yang mumpuni, yang dibuktikan dengan pemberian Ijazah Negara jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

​Kombinasi kelulusan berijazah IPA dan ilmu agama ini menjadikan lulusan Miftahul Huda Al-Ulya siap bersaing, baik untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi umum maupun mengabdi di masyarakat.

Reporter ■ Fatikha Fikriyatul Mudhi’ah
Posting Komentar