-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITASOLO.COM | Sumber Berita Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Lagi, Mayat Pria Ditemukan di Sungai Klawing Kaligondang

    BeritaSolo.com
    Jumat, 05 Maret 2021, 08.07.00 WIB Last Updated 2021-03-05T01:07:24Z
    Lagi, Mayat Pria Ditemukan di Sungai Klawing Kaligondang

    BERITA SOLO ■ Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di Sungai Klawing wilayah Desa Kalikajar, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten PurbaIingga, pada Kamis (4/3/2021) sore. Mayat tersebut pertama kali ditemukan warga yang sedang memancing di sekitar lokasi.

    Polisi dari Polsek Kaligondang yang menerima laporan kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian bersama warga mengevakuasi mayat dan melakukan pemeriksaan. Selanjutnya membawa mayat ke RSUD Goeteng Taroenadibrata PurbaIingga.

    Kapolsek Kaligondang AKP Mahudi mengatakan bahwa mayat ditemukan pada jam 14.30 WIB. Mayat ditemukan pertama kali oleh warga bernama Wartono (55) yang hendak memancing di sungai tersebut.

    "Penemuan mayat tersebut kemudian dilaporkan ke pemerintahan desa setempat dan kepolisian. Kemudian dilakukan evakuasi dan pemeriksaan jenazah," kata Kapolsek.

    Kapolsek menjelaskan saat ditemukan  tidak ada identitas apapun di tubuhnya. Ciri-cirinya seorang kaki-laki dengan tinggi badan 163 cm, rambut hitam pendek, memakai baju batik warna hijau dan celana kolor warna biru. 

    "Tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh mayat yang ditemukan. Diduga korban meninggal dunia akibat tenggelam dan ditemukan pnemoni akfisi atau paru paru gagal nafas karena air." kata Kapolsek.

    Saat jenazah disemayamkan di kamar mayat RSUD Goeteng Taroenadibrata malam ini, ada warga yang melakukan pengecekan jenazah karena mengaku kehilangan anggota keluarganya. Dari pengecekan tersebut akhirnya identitas mayat yang ditemukan berhasil diketahui.

    "Korban diketahui bernama Reza Aditia (20) warga Desa Babakan Kecamatan Kalimanah, Kabupaten PurbaIingga," kata kapolsek.

    Berdasarkan keterangan keluarganya korban sudah meninggalkan rumah sejak tiga hari yang lalu. Keluarga sempat mencari keberadaannya namun tidak ditemukan. Korban memiliki riwayat penyakit sesak nafas dan keterbelakangan mental.

    "Setelah diketahui identitasnya kemudian jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan tidak menghendaki autopsi," pungkas kapolsek.

    ( Imam Santoso/Hms)
    Comments

    Tampilkan

    BERITA TERBARU

    loading...
    loading...