-->
  • Jelajahi

    Copyright © BERITASOLO.COM | Berita Solo Terbaru, Berita Solo Terkini Hari Ini
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Sering Ngamuk dan Pukuli Orang Tua, Wanita Warga Kalimanah Ini Diamankan Polisi

    BeritaSolo.com
    Senin, 04 Januari 2021, 20.41.00 WIB Last Updated 2021-01-04T13:41:38Z
    Sering Ngamuk dan Pukuli Orang Tua, Wanita Warga Kalimanah Ini Diamankan Polisi

    BERITA SOLO ■ Polisi dari Polsek Kalimanah Polres Purbalingga membantu warga mengamankan seorang wanita yang sedang mengamuk di Desa Blater, Kecamatan Kalimanah Purbalingga, pada Senin (4/1/2021) siang.

    Wanita mengamuk diketahui berinisial JM (36) warga Desa Blater RT 3 RW 9. Ia dilaporkan ke polisi karena mengamuk dengan memukuli orang tuanya dengan tangan kosong. Akibatnya warga di sekitar lokasi kejadian merasa resah dan takut.

    Kapolsek Kalimanah AKP Setiadi mengatakan, bahwa bermula saat adanya laporan warga terkait perempuan mengamuk di Desa Blater. Anggota yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi. Selanjutnya membantu warga mengamankan perempuan tersebut.

    “Wanita mengamuk, diduga memiliki gangguan kejiwaan. Hal tersebut berdasarkan keterangan dari pihak keluarga bahwa sejak beberapa tahun yang lalu sering tiba-tiba mengamuk,” kata kapolsek.

    Kapolsek menambahkan, setelah kita amankan kemudian dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga untuk penanganan selanjutnya. Hasil kesepakatan, wanita tersebut langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan atas gangguan kejiwaan yang diderita.

    "Setelah disepakati pihak keluarga kemudian wanita tersebut dibawa ke rumah sakit. Kita kawal dan antar  hingga ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan," jelasnya.

    Kepala Dusun setempat, Tukino (41) menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang telah membantu evakuasi warganya yang sedang mengamuk. Dengan upaya yang dilakukan, warga mengamuk dapat diamankan.

    Tukino menjelaskan bahwa warganya tersebut, diduga memiliki gangguan kejiwaan sudah sejak beberapa tahun yang lalu. Walaupun sudah beberapa kali dilakukan pengobatan namun sakitnya kembali kambuh. Akibat perilakunya tersebut membuat takut keluarga dan masyarakat sekitar.

    “Kami berharap dengan penanganan yang sudah dilakukan semoga warga saya bisa segera sembuh. Sehingga tidak membuat resah dan takut warga sekitar,” kata Tukino.

    ■ Imam Santoso / Hms

    Comments

    Tampilkan

    BERITA TERBARU